Statistik Pengunjung

Selasa, 30 Agustus 2016

Demi menangkap Pokemon, para pemain Pokemon Go rela memasuki tempat-tempat yang tak wajar. Baru-baru ini, ratusan warga Kota Melbourne, Australia, berkumpul di sebuah lokasi proyek di area Ferntree Gully. Akibatnya, pekerjaan memperbarui danau yang berada di lokasi tersebut terhambat.
Tak ayal, dewan kota Melbourne melarang warga berburu Pokemon di area proyek konstruksi. Padahal, pagar pembatas sebagai perlindungan terhadap warga agar tidak berada di lokasi konstruksi telah dipasang. Mirisnya, kebanyakan warga mengabaikan pagar pembatas.
Hal ini menimbulkan keprihatinan Kepolisian Victoria atas tingkah laku warga yang terlalu asyik bermain Pokemon Go. Bukan tanpa sebab, lokasi konstruksi sangat berbahaya bagi keselamatan warga. Alat-alat berat bisa saja menimpa warga yang tidak memakai pakaian pelindung. Jika tidak hati-hati, warga bisa saja terluka akibat alat-alat

30 AGUSTUS 2016
1. Menyusun kebutuhan Peralatan Perusahaan
Didalam menyusun kebutuhan peralatan perusahaan, hendaknya
mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut.
· Pekerjaan dan cara penyelesaiannya
· Kebutuhan peralatan
· Fleksibilitas penggunaan peralatan
· Harga dan penanaman modal
Didalam menyusun kebutuhan akan peralatan perusahaan harus yang
menguntunkan perusahaan, antara lain:
· Mesin/Peralatan harus dapat menghemat tenaga kerja
· Mesin/Peralatan harus dapat menghemat waktu
· Mesin/Peralatan harus dapat meningkatkan kualitas
2. Mengatur tempat kegiatan usaha kebutuhan peralatan
Mengatur tempat kegiatan usaha yang baik adalah sebagai berikut:
· Ruang kegiatan usaha harus mempunyai ventilasi/ saluran udara.
· Ruang informasi dan ruang keamanan sebaiknya berdampingan letaknya
· Ruang tunggu para konsumen ditempatkan didepan
· Ruang operasional sebaiknya berdekatan dengan ruang pimpinan
· Ruang arsip harus cukup penerangannya dan diatur dengan rapi
· Mesin-mesin yang berat sebaiknya ditempatkan pada bagian tersendiri
· Ruang administrasi diatur secara baik dan harmonis
· Ruang akutansi, ruangan umum, dan ruangan pengawasan jangan
terlampau jauh letaknya, karena menyangkut urusan
pembukuan,personalia,dan pemeriksaan.
3. Menyusun peralatan
Peralatan yang dibutuhkan oleh perusahaan merupakan alat untuk mencapai
tujuan yaitu meningkatkan keuntungan. Adapun peralatan yang dibutuhkan
meliputi barang-barang berikut:
· Lemari biasa untuk menyimpan barang biasa
· Lemari arsip untuk menyimpan warkat-warkat perusahaan
· Meja dan kursi untuk tempat bekerja
· Mesin tik mdan computer untuk mempermudah pekerjaan
· Brankas untuk menyimpan uang · Alat pemadam kebakaran untuk berjaga-jaga adanya kebakaran

30 AGUSTUS 2016
Kebanyakan orang memilih untuk menyingkirkan barang-barang lama dengan membuangnya atau menyimpannya di gudang. Sementara di lain sisi sejumlah orang justru memburunya karena dianggap bernilai tinggi.
Seperti dikutip dari News.com.au, Selasa (30/8/2016), sejumlah barang 'tua' yang justru dicari keberadaannya. Selain diburu untuk dikoleksi tak sedikit pula yang memilih untuk menjual kembali dengan harga yang lumayan tinggi.
Berikut ini adalah barang 'rongsokan' yang ternyata banyak dicari:
1. Kartu Pokemon
Sebelum fenomena gim Pokemon mendunia, permainan kartu Pokemon  lebih dulu hit. Kini para pengoleksi kartu holografik Charizard Pokemon boleh bergembira.
Pasalnya, permainan kartu yang hit pada 1990-an tersebut kini banyak diburu. Saking 'bernilai'nya, masing-masing kartu edisi pertama saat ini dihargai 6.600 dolar Australia atau setara dengan Rp 66 juta.
2. Mainan 'Happy Meals'
Bukan cerita baru jika sejumlah restoran siap saji kerap menghadiahkan mainan kepada pelanggan yang membeli paket tertentu. Hal serupa dilakukan pula oleh McDonald, rumah makan siap saji asal Amerika Serikat (AS).
Melalui paket 'Happy Meal' mereka menawarkan hadiah berupa mainan. Tak semua orang mampu menjaga mainan tersebut tetap awet malah kebanyakan hilang entah kemana.
Namun sungguh beruntung mereka yang masih menyimpan mainan tersebut dengan baik. Kini jika dijual per kelompok, harga mainan itu dapat mencapai US$ 660 atau setara dengan Rp 8,7 juta.


30 AGUSTUS 2016

Senin, 29 Agustus 2016



Dunia saat ini tengah dimabukan oleh permainan Pokemon GO. Permainan mencari monster imut itu kini menjadi candu jenis baru bagi para gamer. Karena permainan ini, para gamer rela keluar dari rumah mereka, menuju tempat-tempat yang jauh hanya untuk mencari monster-monter imut. Dan inilah yang diwanti-wanti pihak pengembang, Niantic Labs, karena keasyikan bermain ini bisa melupakan lingkungan yang sebenarnya.
Maka tersebab Pokemon GO, banyak laporan tentang kejadian-kejadian yang tak terduga.
Mulai dari pemain Pokemon GO yang dirampok, cedera, sampai ada juga yang tewas karena bermain game ini, telah banyak dilaporkan oleh media massa.
Tapi kita patut berhati-hati juga, karena banyak berita tentang korban Pokemon GO yang celaka yang ternyata beritanya palsu. Nah, berita ini bisa jadi contohnya.
1. Pemuda berusia 17 tahun bernama Marcus Jackson telah ditusuk dan dirampok ketika memainkan Pokemon GO.
Polisi setempat menduga tersangka pelaku mengincar iPhone yang dipegang korban. Menurut saksi mata yang juga seorang pemilik toko, pemuda itu sedang memainkan Pokemon GO di iPhone-nya dan ia berkeliling sebagaimana biasa untuk mencari Pokemon.
Namun ketika ia sampai di tetangganya yang jahat, peristiwa itu terjadi.
2. Sedang bermain Pokemon GO dan tiba-tiba lag? Itu bukan salah smartphone anda. Itu salah ISIS.
Milisi yang sedang berperang di wilayah Suriah ini, menurut pimpinannya Ahmad Aklahar Hanhjob bertanggung jawab atas down-nya server Niantic Labs.
Server itu dijebol oleh oara peretas karena ISIS punya fasilitas komputer dengan RAM mencapai 500GB.
3. Lamar Hickson, 26 tahun, didakwa mendalangi tragedi tabrakan beruntun di jalan tol. Diketahui Hickson menghentikan mobilnya di tengah jalan aya karena ia ingin menangkap Pikachu.
Selain Hickson, pengguna kendaraan lain yang terlibat kecelakaan tersebut pun bermain Pokemon GO juga.

29 AGUSTUS 2016

Nilai Efektif, Nilai Maksimum dan Nilai Rata-rata Arus Listrik Nilai efektif adalah nilai yang ditunjukkan oleh voltmeter/amperemeter. Sedangkan Nilai maksimum adakah nilai yang ditunjukkan oleh osiloskop.
Hubungan ketiga jenis nilai tersebut sebagai berikut :




Keterangan :

Vm = tegangan maksimal (V)
Vef = tegangan efektif (V)
Im = arus maksimal (A)
Ief = arus efektif (A)
Vr = tegangan rata-rata (V)
Ir = arus rata-rata (A)

29 AGUSTUS 2016
Simpangan Baku 

Simpangan Baku atau deviasi standar adalah ukuran sebaran statistik yang paling lazim. Singkatnya, ia mengukur bagaimana nilai-nilai data tersebar. Bisa juga didefinisikan sebagai, rata-rata jarak penyimpangan titik-titik data diukur dari nilai rata-rata data tersebut.

Simpangan baku didefinisikan sebagai akar kuadrat varians. Simpangan baku merupakan bilangan tak-negatif, dan memiliki satuan yang sama dengan data. Misalnya jika suatu data diukur dalam satuan meter, maka simpangan baku juga diukur dalam meter pula.



29 AGUSTUS 2016

Sabtu, 27 Agustus 2016

KEBUGARAN JASMANI


A. Pengertian kebugaran
Kebugaran jasmani adalah kemampuan seseorang melakukan kerja sehari-hari secara efesien tanpa timbul kelelahan yang berlebihan sehingga masih dapat menikmati waktu luangnya. Setiap orang membutuhkan kebugaran jasmani yang baik, agar ia dapat melaksanakan pekerjaanya dengan efektif dan efesien tanpa mengalami kelelahan yang berarti.
Tidak menimbulkan kelelahan yang berarti maksudnya ialah setelah seseorang melakukan suatu kegiatan atau aktivitas, masih mempunyai cukup semangat dan tenaga untuk menikmati waktu senggangnya dan untuk keperluan-keperluan lainnya yang mendadak.
Kebugaran jasmani merupakan sari utama cikal bakal dari kesegaran jasmani secara umum. Jadi apabila orang dalam keadaan segar salah satu aspek pokok yang nampak adalah keadaan penampilan jasmaninya. Dengan demikian seseorang tidak dapat mencapai kesegaran jasmani secaramenyeluruh atau umum tanpa didasari oleh keadaan kesegaran jasmani yang baik.
B. Manfaat latihan kebugaran jasmani
Latihan kondisi fisik memegang peranan yang sangat penting untuk mempertahankan atau meningkatkan derajat kebugaran jasmani. Derajat kebugaran jasmani seseorang sangat menentukan kemampuan fisiknya dalam melaksanakan tugas-tugasnya sehari-hari. Semakin tinggi derajat kesegaran jasmani seseorang kian tinggi pula kemampuan kerja fisiknya. Dengan kata lain, hasil kerjanyanya kian produktif jika kebugaran jasmaninya kian meningkat. Disamping itu latihan fisik berguna untukmencegah cidera selama melakukan kegiatan fisik yang berat.
Kalau kondisi fisik baik,maka akan terdapat:
1. Peningkatan dalam kemapuan sistem sirkulasi dan kerja jantung
2. Peningkatan dalam kekuatan, kelentukan, stamina, kecepatan, dan komponen fisik lainnya
3. Ekonomis gerakan yanglebih baik pada waktu latihan
4. Pemulihan yang lebih cepat dalamorgan-organ tubuh setelah latihan
5. Respon yang cepat dari organisme tubuh kita apabila sewaktu-waktu diperlukan
C. Kebugaran digolongkan:
1. Kebugaran statis
Kebugara statis adalah keadan seseorang yangbebas dari penyakit dan cacat. (bisa dikatakan seseorangitu sehat).
2. Kebugaran dinamis
Kebugaran dinamis adalah kemampuan seseorang bekerja secara efesien yang tidak memerlukan ketrampilan khusus.
3. Kebugaran motoris
Kebugaran motoris adalah kemampuan seseorang bekerja secara efesien yang menuntut ketrampilan khusus.
D. Tes Pengukuran Kebugaran Jasmani
1. Kebutuhan tes dan pengukuran kebugaran jasmani
a. Dalam proses pengukuran dibutuhkan alat pengukur, dengan alat pengukur akan didapatkan data yang merupakan hasil pengukuran.
b. Ciri khas dari pengukuran adalah adanya hasil yang berbentuk angka atau skor.
c. Pengukuran merupakan salah satu teknik yang digunakan dalam proses penilaian.
d. Penilaian dapat dirumuskan sebagai proses penghargaan yang efektif terhadap tujuan yang akan dicapai.
e. Dalam pendidikan penilaian mempunyai beberapa variasi.
2. Fungsi tes dan pengukuran kebugaran jasmani.
a. Kebugaran jasmani merupakan bagian dari total fitnes
b. Dalam total fitness terdapat beberapa komponen yaitu:
1) Anatomical fitness
2) Physiological fitness
3) Psychological fitness
E. Penjelasan tentang Physiological fitness
1. kemampuan untuk melakukan suatu tugas tertentu yang memerlukan otot (menurut Karpovich)
2. Kesanggupan dan kemampuan untuk melakukan pekerjaan dengan efisien tanpa menimbulkan kelelahan yang berarti (menurut Direktorat Jendral O.R dan Pemuda
F Unsur kebugaran jasmani:
1. Strength (kekuatan)
2. Power (daya tahan kekuatan dan kecepatan)
3. Speed (kecepatan)
4. Flexibility (kelentukan)
5. Agility (kelincahan)
6. Endurance (daya tahan)
G. Fungsi Tes Kebugaran Jasmani
1. Mengukur kemampuan fisik siswa
2. Menentukan status kondisi fisik siswa
3. Menilai kemampuan fisik siswa
4. Mengetahui perkembangan kemampuan fisik siswa
5. Sebagai bahan untuk memberikan bimbingan dalam meningkatkan kebugaran jasmani.
6. Sebagai salah satu bahan masukan dalam memberikan nilai penjasorkes
H. Tes kebugaran jasmani ini dapat dibedakan menurut kelompok umur, yaitu:
· Umur 6 – 9 tahun
· Umur 10 – 12 tahun
· Umur 13 - 15 tahun
· Umur 16 – 19 tahun
I. Komponen Tes Kebugaran Jasmani
1. Tujuan
Mengukur kemampuan fisik siswa dan menentukan tingkat kebugaran jasmani siswa
2. Alat dan fasilitas
a. Lintasan lari atau lapangan
b. Stopwacth
c. Bendera start dan tiang pancang
d. Nomor punggung/dada
e. Palang tunggal
f. Papan berskala ukuran 30 x 150 cm
g. Serbuk kapur
h. Penghapus
i. Frmulir pencatat hasil tes dan alata tulis
3. Butir-butir tes:
a. Tes lari cepat 50 m
- Mengukur kecepatan lari seseorang.
b. Tes gantung angkat tubuh 60 detik (putra) dan gantung siku tekuk (putri)
- Mengukur kekuatan dan daya tahan otot lengan dan bahu.
c. Tes baring duduk 60 detik
- Mengukur kekuatan dan daya tahan otot perut.
d. Tes loncat tegak
- Mengukur daya ledak (tenaga eksplosif) otot tungkai.
e. Tes lari jauh (800 m putri dan 1000 m putra)
- Mengukur daya tahan (cardio respiratory endurance)
4. Petunjuk Pelaksanaan tes:
1. Lari 50 meter
a. Tujuan
Tes ini bertujuan untuk mengukur kecepatan
b. Alat dan fasilitas terdiri dari:
1) Lintasan lurus, datar, rata, tidak licin, berjarak 50meter, dan mempunyai lintasan lanjutan.
2) Bendera start
3) peluit
4) Tiang pancang
5) Stopwach
6) Serbuk kapur dan alat tulis
c. Petugas tes
1) Petugas keberangkatan
2) Pengukur waktu merangkap pencatat hasil
d. Pelaksanaan
1) Sikap permulaan
2) Peseta berdiri di belakang garis start.
3) Gerakan:
(a) Pada aba-aba “Siap” peserta mengambil sikap start berdir.
(b) Pada aba-ba “Ya” peserta lari secpmungkin menuju garis finis, menemph jarak 50meter.
(c) Lari masih bisa diulang apabila:
(1) Pelari mencuri start
(2) Pelari tudak melewati garis finish
(3) Pelari terganggu dengan pelari lain.
e. Pencatat hasil
1) Hasil yang dicatat adalah waktu yang dicapai oleh pelari untuk menempuh jarak 50 meter, dalam satuan waktu detik. 2) waktu dicatat satu angka di belakang koma

27 AGUSTUS 2016

Categories

PROFIL

Sms Gratis

Popular Posts