Statistik Pengunjung

Senin, 29 Agustus 2016



Dunia saat ini tengah dimabukan oleh permainan Pokemon GO. Permainan mencari monster imut itu kini menjadi candu jenis baru bagi para gamer. Karena permainan ini, para gamer rela keluar dari rumah mereka, menuju tempat-tempat yang jauh hanya untuk mencari monster-monter imut. Dan inilah yang diwanti-wanti pihak pengembang, Niantic Labs, karena keasyikan bermain ini bisa melupakan lingkungan yang sebenarnya.
Maka tersebab Pokemon GO, banyak laporan tentang kejadian-kejadian yang tak terduga.
Mulai dari pemain Pokemon GO yang dirampok, cedera, sampai ada juga yang tewas karena bermain game ini, telah banyak dilaporkan oleh media massa.
Tapi kita patut berhati-hati juga, karena banyak berita tentang korban Pokemon GO yang celaka yang ternyata beritanya palsu. Nah, berita ini bisa jadi contohnya.
1. Pemuda berusia 17 tahun bernama Marcus Jackson telah ditusuk dan dirampok ketika memainkan Pokemon GO.
Polisi setempat menduga tersangka pelaku mengincar iPhone yang dipegang korban. Menurut saksi mata yang juga seorang pemilik toko, pemuda itu sedang memainkan Pokemon GO di iPhone-nya dan ia berkeliling sebagaimana biasa untuk mencari Pokemon.
Namun ketika ia sampai di tetangganya yang jahat, peristiwa itu terjadi.
2. Sedang bermain Pokemon GO dan tiba-tiba lag? Itu bukan salah smartphone anda. Itu salah ISIS.
Milisi yang sedang berperang di wilayah Suriah ini, menurut pimpinannya Ahmad Aklahar Hanhjob bertanggung jawab atas down-nya server Niantic Labs.
Server itu dijebol oleh oara peretas karena ISIS punya fasilitas komputer dengan RAM mencapai 500GB.
3. Lamar Hickson, 26 tahun, didakwa mendalangi tragedi tabrakan beruntun di jalan tol. Diketahui Hickson menghentikan mobilnya di tengah jalan aya karena ia ingin menangkap Pikachu.
Selain Hickson, pengguna kendaraan lain yang terlibat kecelakaan tersebut pun bermain Pokemon GO juga.

29 AGUSTUS 2016

Nilai Efektif, Nilai Maksimum dan Nilai Rata-rata Arus Listrik Nilai efektif adalah nilai yang ditunjukkan oleh voltmeter/amperemeter. Sedangkan Nilai maksimum adakah nilai yang ditunjukkan oleh osiloskop.
Hubungan ketiga jenis nilai tersebut sebagai berikut :




Keterangan :

Vm = tegangan maksimal (V)
Vef = tegangan efektif (V)
Im = arus maksimal (A)
Ief = arus efektif (A)
Vr = tegangan rata-rata (V)
Ir = arus rata-rata (A)

29 AGUSTUS 2016
Simpangan Baku 

Simpangan Baku atau deviasi standar adalah ukuran sebaran statistik yang paling lazim. Singkatnya, ia mengukur bagaimana nilai-nilai data tersebar. Bisa juga didefinisikan sebagai, rata-rata jarak penyimpangan titik-titik data diukur dari nilai rata-rata data tersebut.

Simpangan baku didefinisikan sebagai akar kuadrat varians. Simpangan baku merupakan bilangan tak-negatif, dan memiliki satuan yang sama dengan data. Misalnya jika suatu data diukur dalam satuan meter, maka simpangan baku juga diukur dalam meter pula.



29 AGUSTUS 2016

Sabtu, 27 Agustus 2016

KEBUGARAN JASMANI


A. Pengertian kebugaran
Kebugaran jasmani adalah kemampuan seseorang melakukan kerja sehari-hari secara efesien tanpa timbul kelelahan yang berlebihan sehingga masih dapat menikmati waktu luangnya. Setiap orang membutuhkan kebugaran jasmani yang baik, agar ia dapat melaksanakan pekerjaanya dengan efektif dan efesien tanpa mengalami kelelahan yang berarti.
Tidak menimbulkan kelelahan yang berarti maksudnya ialah setelah seseorang melakukan suatu kegiatan atau aktivitas, masih mempunyai cukup semangat dan tenaga untuk menikmati waktu senggangnya dan untuk keperluan-keperluan lainnya yang mendadak.
Kebugaran jasmani merupakan sari utama cikal bakal dari kesegaran jasmani secara umum. Jadi apabila orang dalam keadaan segar salah satu aspek pokok yang nampak adalah keadaan penampilan jasmaninya. Dengan demikian seseorang tidak dapat mencapai kesegaran jasmani secaramenyeluruh atau umum tanpa didasari oleh keadaan kesegaran jasmani yang baik.
B. Manfaat latihan kebugaran jasmani
Latihan kondisi fisik memegang peranan yang sangat penting untuk mempertahankan atau meningkatkan derajat kebugaran jasmani. Derajat kebugaran jasmani seseorang sangat menentukan kemampuan fisiknya dalam melaksanakan tugas-tugasnya sehari-hari. Semakin tinggi derajat kesegaran jasmani seseorang kian tinggi pula kemampuan kerja fisiknya. Dengan kata lain, hasil kerjanyanya kian produktif jika kebugaran jasmaninya kian meningkat. Disamping itu latihan fisik berguna untukmencegah cidera selama melakukan kegiatan fisik yang berat.
Kalau kondisi fisik baik,maka akan terdapat:
1. Peningkatan dalam kemapuan sistem sirkulasi dan kerja jantung
2. Peningkatan dalam kekuatan, kelentukan, stamina, kecepatan, dan komponen fisik lainnya
3. Ekonomis gerakan yanglebih baik pada waktu latihan
4. Pemulihan yang lebih cepat dalamorgan-organ tubuh setelah latihan
5. Respon yang cepat dari organisme tubuh kita apabila sewaktu-waktu diperlukan
C. Kebugaran digolongkan:
1. Kebugaran statis
Kebugara statis adalah keadan seseorang yangbebas dari penyakit dan cacat. (bisa dikatakan seseorangitu sehat).
2. Kebugaran dinamis
Kebugaran dinamis adalah kemampuan seseorang bekerja secara efesien yang tidak memerlukan ketrampilan khusus.
3. Kebugaran motoris
Kebugaran motoris adalah kemampuan seseorang bekerja secara efesien yang menuntut ketrampilan khusus.
D. Tes Pengukuran Kebugaran Jasmani
1. Kebutuhan tes dan pengukuran kebugaran jasmani
a. Dalam proses pengukuran dibutuhkan alat pengukur, dengan alat pengukur akan didapatkan data yang merupakan hasil pengukuran.
b. Ciri khas dari pengukuran adalah adanya hasil yang berbentuk angka atau skor.
c. Pengukuran merupakan salah satu teknik yang digunakan dalam proses penilaian.
d. Penilaian dapat dirumuskan sebagai proses penghargaan yang efektif terhadap tujuan yang akan dicapai.
e. Dalam pendidikan penilaian mempunyai beberapa variasi.
2. Fungsi tes dan pengukuran kebugaran jasmani.
a. Kebugaran jasmani merupakan bagian dari total fitnes
b. Dalam total fitness terdapat beberapa komponen yaitu:
1) Anatomical fitness
2) Physiological fitness
3) Psychological fitness
E. Penjelasan tentang Physiological fitness
1. kemampuan untuk melakukan suatu tugas tertentu yang memerlukan otot (menurut Karpovich)
2. Kesanggupan dan kemampuan untuk melakukan pekerjaan dengan efisien tanpa menimbulkan kelelahan yang berarti (menurut Direktorat Jendral O.R dan Pemuda
F Unsur kebugaran jasmani:
1. Strength (kekuatan)
2. Power (daya tahan kekuatan dan kecepatan)
3. Speed (kecepatan)
4. Flexibility (kelentukan)
5. Agility (kelincahan)
6. Endurance (daya tahan)
G. Fungsi Tes Kebugaran Jasmani
1. Mengukur kemampuan fisik siswa
2. Menentukan status kondisi fisik siswa
3. Menilai kemampuan fisik siswa
4. Mengetahui perkembangan kemampuan fisik siswa
5. Sebagai bahan untuk memberikan bimbingan dalam meningkatkan kebugaran jasmani.
6. Sebagai salah satu bahan masukan dalam memberikan nilai penjasorkes
H. Tes kebugaran jasmani ini dapat dibedakan menurut kelompok umur, yaitu:
· Umur 6 – 9 tahun
· Umur 10 – 12 tahun
· Umur 13 - 15 tahun
· Umur 16 – 19 tahun
I. Komponen Tes Kebugaran Jasmani
1. Tujuan
Mengukur kemampuan fisik siswa dan menentukan tingkat kebugaran jasmani siswa
2. Alat dan fasilitas
a. Lintasan lari atau lapangan
b. Stopwacth
c. Bendera start dan tiang pancang
d. Nomor punggung/dada
e. Palang tunggal
f. Papan berskala ukuran 30 x 150 cm
g. Serbuk kapur
h. Penghapus
i. Frmulir pencatat hasil tes dan alata tulis
3. Butir-butir tes:
a. Tes lari cepat 50 m
- Mengukur kecepatan lari seseorang.
b. Tes gantung angkat tubuh 60 detik (putra) dan gantung siku tekuk (putri)
- Mengukur kekuatan dan daya tahan otot lengan dan bahu.
c. Tes baring duduk 60 detik
- Mengukur kekuatan dan daya tahan otot perut.
d. Tes loncat tegak
- Mengukur daya ledak (tenaga eksplosif) otot tungkai.
e. Tes lari jauh (800 m putri dan 1000 m putra)
- Mengukur daya tahan (cardio respiratory endurance)
4. Petunjuk Pelaksanaan tes:
1. Lari 50 meter
a. Tujuan
Tes ini bertujuan untuk mengukur kecepatan
b. Alat dan fasilitas terdiri dari:
1) Lintasan lurus, datar, rata, tidak licin, berjarak 50meter, dan mempunyai lintasan lanjutan.
2) Bendera start
3) peluit
4) Tiang pancang
5) Stopwach
6) Serbuk kapur dan alat tulis
c. Petugas tes
1) Petugas keberangkatan
2) Pengukur waktu merangkap pencatat hasil
d. Pelaksanaan
1) Sikap permulaan
2) Peseta berdiri di belakang garis start.
3) Gerakan:
(a) Pada aba-aba “Siap” peserta mengambil sikap start berdir.
(b) Pada aba-ba “Ya” peserta lari secpmungkin menuju garis finis, menemph jarak 50meter.
(c) Lari masih bisa diulang apabila:
(1) Pelari mencuri start
(2) Pelari tudak melewati garis finish
(3) Pelari terganggu dengan pelari lain.
e. Pencatat hasil
1) Hasil yang dicatat adalah waktu yang dicapai oleh pelari untuk menempuh jarak 50 meter, dalam satuan waktu detik. 2) waktu dicatat satu angka di belakang koma

27 AGUSTUS 2016

IPS

Pengertian Mobilitas Sosial adalah suatu proses perpindahan, atau pergerakan lapisan (strata sosial) seseorang atau kelompok. Istilah moblitas berasal dari bahasa Latin, yaituMobilis yang berarti mudah dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain. Sedangkan sosial melibatkan seseorang atau kelompok warga. Secara harfiah, pengertian mobilitas sosial adalah sebagai suatu gerakan yang terjadi akibat berpindah atau berubah posisi seseorang atau sekelempok orang disaat yang berbeda-beda.



Pengertian Mobilitas Sosial Menurut Para Ahli

Pengertian Mobilitas Sosial Menurut Para Ahli - Selain dari pengertian mobilitas sosial diatas, terdapat beberapa pendapat para ahli mengenai pengertian mobilitas sosial antaralain sebagai berikut...
Soerjono Soekanto: Pengertian mobilitas sosial menurut Soerjono Soekanto adalah suatu gerak dalam struktur sosial yaitu pola tertentu yang mengatur organisasi suatu kelompok sosial.
Robert M.Z. Lawang: Menurut Robert M.Z. Lawang, bahwa pengertian mobilitas sosial adalah perpindahan posisi dari lapisan yang satu ke lapisan yang lain atau dari satu dimensi ke dimensi yang lainnya.
H. EdwardRansford: Pengertian mobilitas sosial menurut H. EdwardRansford adalah perpindahan ke atas atau ke bawah dalam lingkungan sosial secara hirarki.
Kimball Young dan Raymond W.Mack: Menurut Kimball Young dan Raymond W. Mack, bahwa pengertian moblitas sosial adalah suatu mobilitas dalam struktur sosial, yaitu pola-pola tertentu yang mengatur organisasi suatu kelompok sosial.
Horton dan Hunt: Menurut Horton dan Hunt, pengertian mobilitas sosial adalah suatu gerak perpindahan dari suatu kelas sosial ke kelas sosial lainnya.
Wiliam Kornblum: Pengertian mobilitas sosial menurut William Kornblum adalah perpindahan individu-individu, keluarga-keluarga dan kelompok sosialnya dan satu lapisan ke lapisan sosial lainnya.

Bentuk-Bentuk Mobilitas Sosial



Bentuk-Bentuk Mobilitas Sosial - Mobilitas sosial dikelompokkan dalam beberapa jenis. Bentuk-bentuk mobilitas sosial adalah sebagai berikut..
1. Bentuk-Bentuk Mobilitas Sosial Berdasarkan Tipenya
Mobilitas sosial vertikal, adalah perpindahan status yang dialami seseorang atau sekelompok pada lapisan sosial yang berbeda
Mobilitas sosial horizontal, adalah perpindahan status sosial seseorang atau kelompok dalam lapisan sosial yang sederajat. Dalam mobilitas sosial horizontal tidak terjadi perubahan derajat kedudukan seseorang atau sekelompok orang.
Mobilitas sosial lateral, adalah perpindahan orang-orang dari unit wilayah satu ke unit wilayah yang lainnya. Dalam mobilitas sosial lateral disebut dengan mobilitas geografis.

27 AGUSTUS 2016







Persiapan Pidato

Sebelum memberikan pidato di depan umum, ada baiknya untuk melakukan persiapan berikut ini :
1. Wawasan pendengar pidato secara umum
2. Mengetahui lama waktu atau durasi pidato yang akan dibawakan
3. Menyusun kata-kata yang mudah dipahami dan dimengerti.
4. Mengetahui jenis pidato dan tema acara.
5. Menyiapkan bahan-bahan dan perlengkapan pidato, dsb.

Kerangka Susunan Pidato

Skema susunan suatu pidato yang baik :
1. Pembukaan dengan salam pembuka
2. Pendahuluan yang sedikit menggambarkan isi
3. Isi atau materi pidato secara sistematis : maksud, tujuan, sasaran, rencana, langkah, dll.
4. Penutup (kesimpulan, harapan, pesan, salam penutup, dll)



27 AGUSTUS 2016


Ungkapan – ungkapan dalam melakukan complaint atau keluhan
– Excuse me, but there is a problem with …
(Maaf, ada masalah dengan …)

– I really must object to …
(Saya benar – benar keberatan dengan …)

 I am sorry but this is not like what I expected
(maaf, tapi ini tidak seperti yang saya harapkan)

 Sorry to bother you, but I think there is something wrong with …
(Maaf menggangu, tapi kayaknya ada masalah dengan …)

– I don’t want to tell this, but …
(Saya tidak ingin mengatakan ini, tapi …)

– I am sorry to tell you this, but …
(Maaf untuk mengatakan ini, tapi …)

I am afraid I have to make a complaint about this.
(Maaf saya harus mengajakan komplian tetang ini)

– I am sorry to bring this up, but …
(Saya minta maaf untuk mengatakan ini, tapi …)
– I want to make a complaint about …
(Saya ingin kompilan tentang …)

I think there is something wrong about …
(Saya pikir ada yang salah pada …)

27 AGUSTUS 2016

Categories

PROFIL

Sms Gratis

Popular Posts