Statistik Pengunjung

Rabu, 10 Agustus 2016


Menggabungkan Fotografi Digital Kedalam Sajian Multimedia




Piksel adalah unsur gambar atau representasi sebuah titik terkecil dalam sebuah gambar grafis yang dihitung per inch.
Megapixel (Megapiksel) terdiri berasal dari gabungan kata “mega” yang menunjukkan satuan juta, dan pixel yang bermaksud titik elemen gambar (English = Picture Element). Jadi megapixel berarti sejuta titik elemen gambar.
Pixel (picture element) digunakan untuk mengekspresikan resolusi layer digital, 1 pixel adalah unit terkecil dari sebuah gambar. Sementara 1 megapixel terdiri dari 2^20 atau setara dengan 1,048,576 pixel. Secara teoritis jumlah megapixel yang lebih tinggi pasti dapat menghasilkan kualitas gambar yang bagus padahal kenyataannya masih ada faktor lain yang ikut menentukan kualitas gambar yaitu Sensor dan Lensa.





DSLR adalah singkatan dari Digital Single-Lens Reflex. Kamera DSLR artinya kamera digital yang menggunakan refreksi lensa tunggal. Fotografer mengintip objek yang akan difoto melalui lubang intip atau biasa disebut view-finder. Hasil foto yang akan didapat adalah sama dengan apa yang tampak melalui view-finder tersebut.


Fungsi – fungsi foto digital


1. P (program AE) berfungsi untuk mengatur kamera secara otomatis baik ISO, Speed, WB, metering mode, dan Afmode. Pada mode ini, anda masih bisa mengontrol flash sesuka anda.
2. Av (Aperture Priority) yang dapat membantu anda untuk mengatur diafragma namun speed akan berjalan secara otomatis.
3. Tv (Shutter Speed Priority) berfungsi untuk membantu anda dalam mengatur speed namun diafragma berjalan secara automatis. Pada mode ini, anda masih bisa mengatur Flash sesuai dengan apa yang anda inginkan. Jika anda ingin mengatur keseluruhan funsgi sendiri, anda dapat memilih M (manual exposure) yang berarti bahwa anda mengatur keseluruhan fungsi kamera digital baik iso, speed, dan diafragma.









Istilah – istilah Fotografi


1. ISO
Jika kita mengambil Foto di ruangan terbuka mungkin sensitifitas cahaya sangat mengganggu, dan Tingkat sensitifitas cahaya tergantung pada ISO. Semakin besar angka pada ISO akan semakin sensitif dalam menangkap cahaya, namun efek negatifnya jika kita tidak bisa setting ISO dengan benar makan akan timbul noise pada foto yang dihasilkan.


2. Speed
Sudah jelas kita bisa menyimpulkan ini pasti berhubungan dengan kecepatan, speed adalah kecepatan kamera dalam menangkap sebuah gambar. setting untuk Speed bisa dirubah sesuai keinginan dan kebutuhan objek yang akan kita foto. Semakin cepat pengaturan speed semakin beku gambar tersebut dan semakin lambat speed akan membutuhkan stabilizer agar gambar tidak shake. seperti kita menangkap objek bergerak seperti kendaraan atau kereta teknik setting speed sangat kita perlukan untuk mendapatkan gambar yang berkualitas.


3. Diafragma/Bukaan/Aperture
Biasa secara umum kita sebut ini dengan bukaan lensa, ini berfungsi untuk menangkap intensitas cahaya yang masuk kedalam kamera. Intinya jika semakin besar bukaan lensa akan semakin besar pula kapasitas menangkap cahaya, hal ini berpengaruh pada ruang tajam gambar (DOF) atau biasa disebut dengan Depth Of Field.


4. Mode Dial
Dalam setiap kamera DSLR Atau Pocket sekalipun pasti memilik mode dial baik itu dalam bentuk tombol maupun panel putar. Biasanya yang nampak ada 5 macam mode dial yaitu :


1. Auto, adalah pengaturan paling mudah dalam kamera, karena semua sudah diatur secara dan disetting secara otomatis, pemakai kamare tinggal pencet shutter langsung jadi foto. namun kekurangannya kita tidak akan puas dengan hasilnya karna setting otomatis ini bisa dikatakan setting kamera secara default, tapi mode ini bisa membantu bagi pemula.


2. Aperture Priority, Adalah dimana kecepatan akan diatur secara otomatis kemudian untuk diafragma/bukaan kita atur sendiri sesuai kebutuhan.


3. Speed Priority, adalah dimana system ini merupakan kebalikan dari Aperture Priority.


4. Program, adalah semua telah diatur oleh kamera. bisa dikatakan setting default mirip seperti Auto.


5. Manual, Adalah fungsi mode ini kita dapat bereksperimen mulai dari pengaturan WB, Speed dan sebagainya. cocok untuk photografer pro atau yang sudah mengerti setting kamera.
Peralatan Fotografi

ALAT BANTU PEMOTRETA


a. Filter
Sesuai dengan namanya alat ini cara kerjanya sama seperti filterpada umumnya yaitu sebagai penyaring, jika di dalam rokok berguna menyaring asap tapi disini filter berfungsi menyaring cahaya yang masuk sehingga menimbulkan efek-efek yang kita inginkan. Penggunaannya dengan cara dipasang diujung lensa. Bentuk filter ada dua yaitu square(kotak) dan circle (bulat). Jika menggunakan filter square, kita harus menambahkan ring khusus di depan lensa. Untuk penggunaan filter yang bentuknya bulat, kita harus memperhatikan diameter dari lensa kamera yang kita gunakan. Macam – macam filter dan kegunaannya antara lain :


a. filter PL, memekatkan warna dan menghilangkan refleksi
b. filter UV, mengurangi sinar ultra violet.
c. filter ND (natural density), mengurangi contrast.
d. filter warna, memberi efek warna.
e.filter soft, melembutkan objek.
f. filter diffuser, hampir sama dengan filter soft, tapi lebih halus.
g. filter cross, memberi efek cross/silang pada sumber cahaya.
h. filter multi image, memberi efek multi image.
i. filter multi expose, digunakan dalam pemotretan multi expose.
j. filter gradasi, memberi efek gradasi warna


b. Tudung Lensa
Alat yang dipasang pada lensa ini berfungsi menghilangkan cahaya/sinar yang tidak diinginkan masuk kedalam lensa karena cahaya tersebut biasanya dapat menyebabkan flare pada hasil pemotretan. Flaredapat merusak hasil foto karena menurunkan kontras dan mengurangi saturasi warna. Alat ini sangat berguna terutama pada pemotretan yang berhadapan langsung dengan arah datangnya cahaya.


c. Tripod
Tripod atau biasa disebut kaki tiga berfungsi sebagai peyangga kamera saat pemotretan agar kamera tidak mengalami guncangan (shaking). Biasanya digunakan pada pemotretan yang menggunakan kecepatan (speed ) rendah/lambat dan untuk menopang lensa-lensa panjang.


d. Monopod
Mempunyai fungsi yang sama dengan tripod tetapi hanya bentuknya yang berbeda yaitu hanya satu kaki sehingga lebih praktis.


e. Kabel Release
Bentuknya hampir seperti injeksi yang lentur berfungsi untuk menghindari goncangan saat shutter ditekan karena saat memakai alat ini kita tidak perlu menekan shutter secara langsung. Penggunaannya dipasang pada soket kabel release yang biasanya terdapat pada tombolshutter. Biasanya ini soulmate-nya tripod dan biar penggunaan tripod lebihafdol.


f. Background
Kain atau latar belakang yang digunakan untuk pemotretan studio dengan berbagai macam gambar, pola dan warna.


g. Stand Background
Alat penyangga background, dan dalam penggunaannya paling tidak ada 2 stand. Alat ini bisa dinaik – turunkan sesuai kebutuhan.


ALAT BANTU PENCAHAYAAN


a. Flash atau Blitz
Diperlukan dalam pemotretan apabila cahaya yang ada dirasa kurang/ minim, misalnya pemotretan pada malam hari. Meskipun demikian, tidak diharamkan bagi kita untuk menggunakan flash pada siang hari, saat cahaya yang ada sudah cukup banyak/terang. Penggunaan flash pada siang hari biasanya untuk fill in. Sumber tenagaflash berasal dari baterai. Flash dapat digunakan sesuai dengan kekuatannya, jaraknya, hingga fasilitas lebih yang dimilikinya.


b. Slave Unit
Dapat disebut sebagai alat sensor. Cara kerja slave unit adalah menangkap cahaya dari main light (sumber cahaya utama) untuk kemudian menyalakan sumber cahaya lainnya yang terhubung dengan slave unit tersebut.


c. Sincro Cable/Kabel Sinkro
Kabel yang digunakan untuk membantu menyalakan flashtambahan atau sumber cahaya pemotretan yang lain. Cara penggunaan kabel sinkro yaitu dengan cara menghubungkannya dari sumber cahaya tambahan ke body kamera.


d. Holder atau Braket
Alat ini digunakan jika kita merasa perlu menggunakan flashtambahan. Holder berfungsi sebagai penyangga flash tambahan dan slave unit. Penggunaannya dengan cara dipasang pada body kamera.


e. Strobo atau Strobe
Alat ini hampir mirip dengan flash, tapi bentuknya lebih besar dan cahaya yang dihasilkan juga lebih besar. Strobo dapat menyimpan cahaya dengan sumber tenaga yang berasal dari tenaga listrik AC atau baterai kering. Strobo memiliki sensor yang dapat menangkap main light sumber cahaya utama. Jadi strobo akan menyala secara otomatis ketika ada main light yang dinyalakan. Jika tidak menggunakan main light, strobo dapat diaktifkan dengan cara menghubungkan kabel sinkro langsung dari strobo ke kamera. Ukuran kekuatan cahaya yang dihasilkan strobo dapat kita atur sesuai selera kita. Alat ini lebih banyak digunakan untuk pemotretan studio/indoor.


f. AC Slave
Hampir mirip dengan strobo cara kerja dan penggunaannya. Tetapi sifat arah cahaya dari AC Slave lebih melebar atau menyebar ke segala arah.


g. Snoot
Alat ini berfungsi mengarahkan cahaya pada satu titik agar tidak menyebar/terpusat. Bentuk snoot menyerupai corong dan juga lebih banyak digunakan untuk pemotretan studio/indoor. Biasanya juga digunakan untuk pemotretan double dan multi expose.


h. Payung Reflektor
Sifat cahaya yang dihasilkan lebih luas sehingga bayangan dan cahaya keseluruhan menjadi lebih lembut. Payung reflektor memiliki bermacam-macam warna. Warna standardnya putih, tapi ada juga yang berwarna perak (menghasilkan cahaya yang lebih kuat) dan emas(menghasilkan cahaya yang hangat) . Sumber cahaya alat ini berasal dari strobo.


i. Reflektor
Digunakan untuk memberi cahaya tambahan yang merupakan pantulan cahaya dari main light. Biasanya berbentuk bundar dan kotak. Pada umumnya memiliki 3 warna yaitu putih, perak dan emas. Kita juga dapat menggunakan sehelai kain putih, styrofoam dan kertas mengkilap sebagai reflektor yang berguna pada saat pemotretan.


j. Soft Box
Sebuah kotak yang terbuat dari kain dengan kedudukan atau rangka yang berbentuk seperti pyramid. Cahaya yang dihasilkan softbox lebih lembut daripada cahaya yang dihasilkan payung reflektor maupun reflektor. Softbox memiliki bermacam-macam ukuran(semakin besar ukurannya semakin lembut cahaya yang dihasilkan). Sumber cahaya Soft Box juga berasal dari strobo.


k. Barndoors
Berbentuk segi empat dan bewarna gelap. Biasanya dipasang pada soft box. Kegunaan dari barndoors adalah untuk mengarahkan cahaya yang keluar dari sumber cahaya.


l. Honeycomb/Sarang Tawon
Alat ini sejenis dengan filter dan bentuknya bundar seperti sarang tawon, tapi dipasang pada lampu/sumber cahaya. Berfungsi untuk menghaluskan cahaya yang jatuh ke arah obyek.


m. Light Stand
Alat yang digunakan untuk menyangga lampu studio.


n. Flash Meter Berfungsi sebagai pengukur kekuatan sumber cahaya dalam pemotretan indoor atau outdoor. Alat ini lebih akurat daripada light meteryang ada pada kamera.


o. Infrared Sender
Mengirimkan sinar infrared untuk memancing nyala flash atau lampu studio


p. Trigger
Menyalakan flash/lampu studio dengan gelombang elektro




PKN

BAB 1
PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA
    A.     PENGERTIAN IDEOLOGI DAN MANFAAT BAGI SUATU NEGARA
1.      Pengertian Ideologi
Ideologi berasal dari kata idea (Inggris), yang artinya gagasan, pengertian. Kata kerja Yunani oida = mengetahui, melihat dengan budi. Kata “logi” yang berasal dari bahasa Yunani logos yang artinya pengetahuan.
Jadi Ideologi mempunyai arti pengetahuan tentang gagasangagasan, pengetahuan tentang ide-ide, science of ideas atau ajaran tentang pengertian-pengertian dasar. Dalam pengertian sehari-hari menurut Kalian ‘idea’ disamakan artinya dengan cita-cita.
2.      Fungsi Ideologi
Fungsi ideologi sebagai berikut:
a.    Struktur kognitif, yakni keseluruhan pengetahuan yang dapat merupakan landasan untuk memahami kejadian dalam keadaan alam sekitarnya.
b.    Orientasi dasar, dengan membuka wawasan yang memberikan makna serta menunjukkan tujuan dalam kehidupan masyarakat.
c.    Norma-norma yang menjadi pedoman dan pegangan bagi seseorang.
d.    Bekal dan jalan bagi seseorang untuk menentukan identitasnya.
e.    Kemampuan yang mampu menyemangati dan mendorong seseorang untuk    menjalankan kegiatan dan mencapai tujuan.
f.     Pendidikan bagi seseorang atau masyarakat untuk memahami, menghayati, serta mempolakan tingkah lakunya sesuai dengan orientasi dan norma-norma yang terkandung didalamnya.
3.      Manfaat Ideologi
            Manfaat Ideologi bagi suatu negara, yaitu sebagai berikut :
1.    Menjadi pedoman bagaimana bangsa itu membangun dirinya.
2.    Memberi arah dan cita-cita bangsa yang bersangkutan.
3.    Memiliki pegangan dan pedoman bagaimana memecahkan masalah  masalah politik, ekonomi, sosial budaya,  dan pertahanan  keamanan.
4.     Mampu memandang persoalan-persoalan yang dihadapinnya dan menentukan     arah serta bagaimana bangsa itu  memecahkan persoalan yang di hadapi
B.      PERBEDAAN IDEOLOGI TERBUKA DAN TERTUTUP
Ciri-ciri ideologi adalah sebagai berikut:
1.    Mempunyai derajat yang tertinggi sebagai nilai hidup kebangsaan dan kenegaraan.
2.    Oleh karena itu, mewujudkan suatu asas kerohanian, pandanagn dunia, pandangan hidup, pedoman hidup, pegangan hidup yang dipelihara diamalkan dilestarikan kepada generasi berikutnya, diperjuangkan dan dipertahankan dengan kesediaan berkorban.
Ciri-ciri ideologi terbuka dan ideologi tertutup adalah :
- Ideologi Terbuka
1.    Merupakan cita-cita yang sudah hidup dalam masyarakat.
2.    Berupa nilai-nilai dan cita-cita yang berasal dari dalam masyarakat sendiri.
3.    Hasil musyawarah dan konsensus masyarakat.
4.    Bersifat dinamis dan reformis.
5.    Ciri khas ideologi terbuka adalah cita-cita dasar yang ingin diwujudkan masyarakat bukan berasal dar luar masyarakat atau dipaksakan dari elit penguasa tertentu.
6.    Terbuka kepada perubahan-perubahan yang datang dari luar, tetapi memiliki kebebasan dan integritas untuk menentukan manakah nilai-nilai dari luar yang mempengaruhi dan mengubah nilai-nilai dasar yang selama ini sudah ada dan manakah yang tidak boleh berubah.
- Ideologi Tertutup
1.    Bukan merupakan cita-cita yang sudah hidup dalam masyarakat.
2.    Bukan berupa nilai dan cita-cita.
3.    Kepercayaan dan kesetiaan ideologis yang kaku.
4.    Terdiri atas tuntutan konkret dan operasional yang diajukan secara mutlak.


C.      IDEOLOGI-IDEOLOGI DI DUNIA DAN NEGARA YANG MENGANUT
1.      Komunisme
Komunisme adalah paham yang mendahulukan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi dan golongan, paham komunis juga menyatakan semua hal dan sesuatu yang ada di suatu negara dikuasai secara mutlak oleh negara tersebutPenganut faham ini berasal dari Manifest der Kommunistischen yang ditulis oleh Karl Marx dan Friedrich Engels, sebuah manifes politik yang pertama kali diterbitkan pada 21 Februari 1848 teori mengenai komunis sebuah analisis pendekatan kepada perjuangan kelas (sejarah dan masa kini) dan ekonomi kesejahteraan yang kemudian pernah menjadi salah satu gerakan yang paling berpengaruh dalam dunia politik.
Negara yang masih menganut komunisme adalah Tiongkok, Vietnam, Korea Utara, Kuba dan Laos.
2.      Liberalisme 
Liberalisme atau Liberal adalah sebuah ideologi, pandangan filsafat, dan tradisi politik yang didasarkan pada pemahaman bahwa kebebasan adalah nilai politik yang utama.
Secara umum, liberalisme mencita-citakan suatu masyarakat yang bebas, dicirikan oleh kebebasan berpikir bagi para individu. Liberalisme menghendaki adanya, pertukaran gagasan yang bebas, ekonomi pasar yang mendukung usaha pribadi (private enterprise) yang relatif bebas, dan suatu sistem pemerintahan yang transparan, dan menolak adanya pembatasan terhadap pemilikan individu
Liberalisme dianut oleh negara-negara di berbagai benua.
Benua amerika: Amerika Serikat, Argentina, Bolivia, Brazil, Cili, Cuba, Kolombia, Ekuador, Honduras, Kanada, Meksiko, Nikaragua, Panama, Paraguay, Peru, Uruguay, Venezuela Aruba, Bahamas, Republik Dominika, Greenland, Grenada, Kosta Rika, Puerto Rico Suriname.
Benua eropa: Albania, Armenia, Austria, Belgia, Bulgaria, Kroasia, Cyprus, Republik Cekoslovakia, Denmark, Estonia, Finlandia, Perancis, Jerman, Yunani, Hungaria, Islandia, Italia, Latvia, Lithuania, Luxembourg, Macedonia, Moldova, Netherlands, Norwegia, Polandia, Portugal, Romania, Rusia, Serbia Montenegro, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, Switzerland, Ukraina dan United Kingdom Belarusia, Bosnia-Herzegovina, Kepulauan Faroe, Georgia, Irlandia dan San Marino.
Benua Asia: India, Iran, Israel, Jepang, Korea Selatan, Filipina, Taiwan, Thailand, Turki Myanmar, Kamboja, Hong Kong, Malaysia dan Singapura.
Kepulauan Oceania: Australia dan Selandia Baru.
Benua Afrika: Mesir, Senegal dan Afrika Selatan, Aljazair, Angola, Benin, Burkina Faso, Mantol Verde, Côte D'Ivoire, Equatorial Guinea, Gambia, Ghana, Kenya, Malawi, Maroko, Mozambik, Seychelles, Tanzania, Tunisia, Zambia dan Zimbabwe.
3.      Kapitalisme
Kapitalisme atau Kapital adalah suatu paham yang meyakini bahwa pemilik modal bisa melakukan usahanya untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya. Kapitalisme memiliki sejarah yang panjang, yaitu sejak ditemukannya sistem perniagaan yang dilakukan oleh pihak swasta. Di Eropa, hal ini dikenal dengan sebutan guild sebagai cikal bakal kapitalisme. Adam Smith adalah tokoh ekonomi kapitalis klasik yang menyerang merkantilisme yang dianggapnya kurang mendukung ekonomi masyarakat. Ia menyerang para psiokrat yang menganggap tanah adalah sesuatu yang paling penting dalam pola produksi. Gerakan produksi haruslah bergerak sesuai konsep MCM (Modal-Comodity-Money, modal-komoditas-uang), yang menjadi suatu hal yang tidak akan berhenti karena uang akan beralih menjadi modal lagi dan akan berputar lagi bila diinvestasikan. Adam Smith memandang bahwa ada sebuah kekuatan tersembunyi yang akan mengatur pasar (invisible hand), maka pasar harus memiliki laissez-faire atau kebebasan dari intervensi pemerintah. Pemerintah hanya bertugas sebagai pengawas dari semua pekerjaan yang dilakukan oleh rakyatnya.
Negara yang menganut paham kapitalisme adalah Inggris, Belada, Spanyol, Australia, Portugis, dan Perancis.
4.      Fasisme 
Fasisme merupakan sebuah paham politik yang mengangungkan kekuasaan absolut tanpa demokrasi. Dalam paham ini, nasionalisme yang sangat fanatik dan juga otoriter sangat kentara.
Kata fasisme diambil dari bahasa Italia, fascio, sendirinya dari bahasa Latin, fascis, yang berarti seikat tangkai-tangkai kayu. Ikatan kayu ini lalu tengahnya ada kapaknya dan pada zaman Kekaisaran Romawi dibawa di depan pejabat tinggi. Fascis ini merupakan simbol daripada kekuasaan pejabat pemerintah.
Negara yang menganut paham faiisme adalah Italia, Jerman dan Jerman.
5.      Sosialisme 
Sosialisme atau sosialis adalah paham yang bertujuan membentuk negara kemakmuran dengan usaha kolektif yang produktif dan membatasi milik perseorangan. Sosialisme dapat mengacu ke beberapa hal yang berhubungan dengan ideologi atau kelompok ideologi, sistem ekonomi, dan negara. Istilah ini mulai digunakan sejak awal abad ke-19. Dalam bahasa Inggris, istilah ini digunakan pertama kali untuk menyebut pengikut Robert Owen pada tahun 1827. Di Perancis, istilah ini mengacu pada para pengikut doktrin Saint-Simon pada tahun 1832 yang dipopulerkan oleh Pierre Leroux dan J. Regnaud dalam l'Encyclopédie Nouvelle[1]. Penggunaan istilah sosialisme sering digunakan dalam berbagai konteks yang berbeda-beda oleh berbagai kelompok, tetapi hampir semua sepakat bahwa istilah ini berawal dari pergolakan kaum buruh industri dan buruh tani pada abad ke-19 hingga awal abad ke-20 berdasarkan prinsip solidaritas dan memperjuangkan masyarakat egalitarian yang dengan sistem ekonomi menurut mereka dapat melayani masyarakat banyak daripada hanya segelintir elite. Negara yang menganut paham sosialisme adalah Kuba dan Venezuela.
6.      Islamisme 
Islamisme adalah sebuah paham yang pertama kali dicetuskan oleh Jamal-al-Din Afghani atau Sayyid Muhammad bin Safdar al-Husayn (1838 - 1897), umumnya dikenal sebagai Sayyid Jamal-Al-Din Al-Afghani, atau Al-Jamal Asadābādī-Din sebagai paham politik alternatif dalam menyatukan negara-negara termasuk di daerah Mandat Britania atas Palestina yang mempunyai akar budaya dan tradisi yang berbeda dengan budaya dan tradisi Arab dalam tulisan di majalah al-'Urwat al-Wuthqa, kemudian dikembangkan dan dikenal pula sebagai Pan Islamisme.
7.      Pancasila
Pancasila terdiri dari dua kata dari Sansekerta: pañca berarti lima dan śīla berarti prinsip atau asas. Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia berisi:
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Ideologi pancasila hanya di gunakan di Negara Indonesia.

Selasa, 09 Agustus 2016

FAKTOR PENYEBAB RISIKO USAHA
Faktor-faktor yang menyebabkan munculnya risiko usaha adalah sebagai berikut.
1. Perubahan, meliputi:
a. Lingkungan dan global
b. Sosial dan ekonomi
c. Persaingan
d. Gaya hidup
e. Tren pasar
f. Teknologi
g. Budaya
h. Peraturan pemerintah
2. Kesalahan strategi dan perencanaan.
3. Keputusan yang tidak tepat sehingga menimbulkan kejadian di luar rencana.
4. Persiapan yang kurang matang.
5. Kelengkapan pribadi atau penanggungjawab.


B. KLASIFIKASI ORANG DALAM MENGHADAPI RISIKO USAHA
Berdasarkan cara pandang dan menghadapi risiko, setiap orang/ wirausaha dapat diklasifikasikan sebagai berikut.
1. Risk Avoider
Risk avioder adalah orang yang tidak senang menghadapi risiko bahkan cenderung menghindari risiko. Menurutorang-orang ini, risiko merupakan sumber masalah. Risk avoider juga dikenal denganrisk free atau orang yang ingin bebas dari risiko.
2. Risk Calculator
Risk calculator adalah orang yang berani mengambil keputusan bila risiko atau dampaknya bsa dikalkulasikan (dihitung berapa tingkat kerugiannya).
3. Risk Taker
Risk taker adalah orang yang berani namun spekulatif dalam mengambil keputusan dengan mengukur risiko secara intuitif saja. Para risk taker ini sering disebut speculator atau gambler.
4. Risk Manager
Risk manager adalah orang yang berani dan mampu mengambil keputusan berdasarkan perhitungan tingkat risiko dan ketidakpastian dengan mengandalkan intuisinya untuk memperoleh keuntungan bisnis.
C. CARA MENGIDENTIFIKASI RISIKO USAHA
Seorang wirausaha perlu mengidentifikasi risiko agar meminimalkan dampak yang terjadi. Cara mengidentifikasi risiko adalah sebagai berikut.
1. Metode Analisa dari Pengalaman dan Sejarah
Gunakan informasi dan data yang ada untuk menganalisa risiko yang akan terjadi di kemudian hari. Contoh:
a. Informasi keluhan pelanggan
b. Informasi kecacatan produk
c. Informasi track record SDm (rekam jejak karyawan)
d. Informasi pertumbbuhan penjualan


2. Metode Pengamatan dan Survei
Dengan melakukan pengamatan dan survey, akan diperoleh informasi tentang hal yang diinginkan. Contoh:
a. Pengamatan dan survey tingkat kebutuhan pasar
b. Pengamatan dan survey tingkat ketidakpuasan pelanggan
c. Pengamatan dan survey untuk menemukan produk baru
d. Pengamatan dan survey gaya hidup pelanggan
e. Pengamatan dan survey lokasi berdirinya pabrik dan lingkungan.


3. Metode Acuan
Metode acuan sering digunakan dalam menemukan kelemahan, peluang, hambatan, kekuatan dan ancaman sehingga wirausaha tahu apakah produk, strategi, dan mutunya telah sesuai dengan pasar. Acuan yang digunakan adalah acuan yang bersifat strategis, yaitu pemimpin pasar atau produk unggulan.
4. Metode dari Para Pakar atau Pendapat Ahli
Kita dapat mengidentifikasi risiko dan hal-hal yang mungkin terjadi dengan bertanya pada pendapat ahli bila mengambil keputusan tertentu.
Risiko biisa diminimalisir dengan semakin banyaknya pengalaman, pengetahuan, dan ketrampilan Anda, intuisi Anda juga akan semakin terasah dan terlatih. Berani menghadapi kegagalan dan mengambil manfaatnya merupakan cara satu-satunya untuk mengelola risiko.




D. MENGATASI DAN MEMPERKECIL RISIKO USAHA
Salah satu faktor sukses berwirausaha adalah mengatasi dan memperkecil risiko usaha. Cara mengatasi dan memperkecil risiko adalah sebagai berikut.
1. Gunakan pengetahuan Anda untuk mengtahui dampak atau risiko yang akan terjadi.
2. Manfaatkan pengalaman yang Anda miliki.
3. Berpikir kreatif dan inovatif dan yakinlah bahwa segala sesuatu pasti ada penyelesaiannya.
4. Asuransikan apa yang perlu diasuransikan. Misalnya: asuransi kerugian, asuransi kecelakaan, asuransi kebakaran, dan asuransi jiwa.
5. Bekerja dan berpikir prestatif, yang merupakan faktor pendorong untuk mendapatkan pengetahuan baru melalui “problem and experiential based learning” (belajar dari masalah dan pengalaman).
6. Keahlian menganalisa, menelaah, menilai, dan menguraikan sebab akibat serta keyakinan diri untuk mengambil risiko.
7. Mengubah keadaan yang bisa menimbulkan risiko menjadi keadaan yang lebih baikdan berisiko kecil.
8. Proaktif dan antisipatif, adalah kunci penting dalam mengelola risiko.


E. PROSEDUR MENGANALISIS RISIKO
Setelah mengetahui, mengidentifikasi dan mengatasi risiko yang sekiranya akan terjadi, Anda perlu mengetahui prosedur menganalisis risiko usaha, yaitu sebagai berikut.
1. Tentukan tujuan dan sasaran (visi dan misi) Anda ketika menghadapi suatu permasalahan. Setelah mengetahui tujuan dan sasaran, diharapkan Anda bisa sesuai dengan jalurnya, dan apabila terpaksa harus sedikit menyimpang dari jalur awal, risiko yang timbul tidak terlalu besar.
2. Carilah kemungkinan adanya alternative lain risiko yang akan terjadi. Buat tabel perbandingan sebab akibat dan risikonya untuk memilih langkahdan keputusan yang paling strategis namun dengan risiko minimal.
3. Pilih, rencanakan, dan tentukan langkah selanjutnya. Pilih alternatif terbaik selanjutnya. Pilih alternative terbaik dan rencanakan tindakan yang harus dilakukan sehingga risiko yang terjadi bisa diminimalkan.
4. Perkirakan risiko lain yang bisa muncul berdasarkan tabel perbandingan sebab akibat. Teliti apakah adarisiko yang melekat tetapi belum anda ketahui dan sadari kemungkinannya.
5. Kumpulkan semua informasi yang bisa Anda peroleh sebagai bahan pertimbangan.
6. Tanyakan terlebih dahulu kepada pakar atau ahli tentang hal ini sebelum mengambil keputusan.
7. Putuskan dan yakinlah bahwa Anda telah menyusun rencana Anda dengan sangat baik.
MENERAPKAN EFEK KHUSUS PADA OBJEK PRODUKSI
1. Memilih Jenis Kamera
Kualitas hasil video yang dihasilkan, sangat dipengaruhi oleh jenis kamera yang digunakan, jadi sebelum menentukan jenis video yang akan dibuat terlebih dahulu kita menentukan jenis kamera yang akan digunakan
2. Jenis-jenis Kamera dan Peralatan Pendukung Pembuatan Video
· Webcam
Webcam merukan singkatan dari Web Camera, yang hasilnya dapat langsung di lihat melalui akses Worl Wide Web (www), pada umumnya Webcam ini banyak digunakan dalam chatting di internet


Fitur-fitur pada Webcam Diantaranya
ž Motion Sensing= yaitu fitur pada webcam yang berfungsi untuk menangkap secara otomatis sesuai dengan sinyal gerakan
ž Image archiving, yaitu fitur pada webcam yang memungkinkan pengguna menyimpan seluruh gambar atau gambar tertentu yang terekam webcam
ž Video messanging yaitu fitur pada web cam yang memungkinkan pengguna mengelola pesan (messanging)
ž Advanced connenction, yaitu fitur pada web cam yang memungkinkan pengguna untuk menyambungkan perangkat home theater ke webcam
ž Automation, yaitu fitur pada webcam yang memungkinkan mengambil gambar sesuai dengan posisi kamera
ž Streaming media, yaitu fitur pada web cam yang memungkinkan memperoleh streaming video dan udio dengan kompresi MPEG4


Kelemahan Web Cam
ž Kualitas gambar yang dihasilkan kurang bagus, karena memiliki resolusi rendah misalnya 352 x 288 atau 640 x 480 pixel
ž Lensa gambar berukuran kecil dan seringkali memunculkan distorsi pada gambar
ž Sudut pengambilan gambar yang terbatas

Categories

PROFIL

Sms Gratis

Popular Posts